mekanisme penerbitan surat izin mengemudi (SIM) A dan C.

0

surat izin mengemudi merupakan surat yang bersifat wajib bagi para pengendara.

karena surat izin mengemudi (SIM) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseoraang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan trampil mengemudikan kendaraan bermotor. selain itu negara juga mngatur undang-undang tentang Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai beriku.

  1. setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dijalan yang tidak memiliki surat izin mengemudi sebagaimana dimaksud dalam pasal 77 ayat (1) dipidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp.1.000.000,00 (satu juta rupiah). pasal 281 undang-undang nomor 22 tahun 2009.
  2. setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dijalan yang tidak dapat menunjukan surat izin mengemudi yang sah kendaraan bermotor yang dikemudikan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat 5 huruf (b)  pidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan dan/ denda paling banyak Rp.250.000,00 (duaratus lima puluh ribu rupiah). pasal 288 ayat 2 Undang-undang nomor 22 tahun 2009.

hal diatas merupakan dua ketetapan Undang-undang yang mengatur tentang wajibnya memiliki surat izin mengemudi. oleh sebab itu sebagai warga negara yang baik kita wajib memiliki surat izin mengemudi, berikut mekanisme penerbitan surat izin mengemudi.

dalam tulisan ini kita mengangkat obyek lokasi yang ada di kota palu provinsi sulawesi tengah.

  1. untuk langkah awal kita harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang sah
  2. Foto Copy kartu tanda penduduk (KTP)
  3. Surat keterangan dokter sehat jasmani (alamat Jl.kaka tua) membayar Rp.50.000,00
  4. surat keterangan sehat rohani (alamat Jl.Balai Kota Timur No.11) membayar Rp.100.000,00
  5. untuk SIM A dilengkapi hasil lulus simulator.
  • untuk langkah awal, pastikan kita sudah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) yang sah, berikutnya kita bisa megikuti tes kesehatan jasmani untuk mendapatkan surat keterangan sehat jasmani dari dokter dan mengikuti tes keterangan sehat rohani untuk mendapatkan surat keterangan sehat rohani/pisikologis.
  • mengisi formulir yang telah disiapkan oleh petugas SIM sesuai dengan data diri yang ada di KTP yang sah seperti gambar berikut yang dilampirkan beserta Foto Copy KTP, surat keterangan sehat jasmani, dan surat keterangan sehat rohani/pisikologis
  • .
  • menyetorkan berkas pada petugas yang ada diloket berkas.
  • berikutnya memasuki ruangan 1 untuk pengambilan foto dan scan sidik jari yang nantinya akan diisi pada Surat izin mengemudi (sim)
  • mengikuti ujian teori yang diawasi langsung sama petugas SIM, menjawab soal-soal pertanyaan yang telah disiapkan oleh petugas yang tentunya pertanyaan yang berkaitan mengenai lalu lintas.
  • jika dinyatakan lulus pada ujian teori, selanjutnya mengikuti ujian praktek yang didampingi langsung oleh petugas SIM.
  • jika dinyatakan lulus selanjutnya akan membayar biaya penerbitan sim pada petugas yang berada diloket pembayaran khusus sim yang berjumlah Rp.100.000,00 untuk SIM C. dan Rp.120.000,00 untuk SIM A. yang nantinya akan disertai bukti pembayaran.
  • menyetor bukti pembayaran kepada petugas yang berada diloket terakhir untuk mencetak surat¬† izin mengemudi (SIM)

demikianlah uraian singkat mengenai mekanisme penerbitan surat izin mengemudi (SIM).

sebagai tambahan, jangan pernah memberikan biaya tambahan yang tidak diatur dalam mekanisme penerbitan sim kepada petugas dengan alasan apapun. hindari Korupsi Kolusi Dan Nepotisme untuk bangsa yang lebih baik.

terbitkanlah SIM anda jika belum Memilikinya.

selamat mencoba.

 

(Visited 17 times, 1 visits today)
Share.

About Author

Leave A Reply